Bincang Adat, Seni dan Budaya di Suara Kulawi FM

Kulawi, 26 November 2020

Selasa Malam (24/11) menjadi malam perdana bincang adat, seni dan budaya Kulawi di radio darurat siaga covid-19. Pengisi acara juga narasumber dalam bincang tersebut adalah ketua adat Tangkulowi Rajania Toneka, tokoh masyarakat juga BPD Tangkulowi Immanuel Lakuntu, Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Tangkulowi Jefri Pokanki dan Abd. Kadir sebagai pelatih sanggar tari tradisional Tangkulowi.

Acara yang direncanakan mulai jam 20.00 WITa mundur hingga 20.30 untuk mempersiapkan peralatan yang akan digunakan, seperti gitar dan ukulele. Yang cukup membutuhkan waktu lama adalah saat nyetem alat, karena dalam seni karambangan ada banyak seteman alat. Bahkan ada senar satu terputus saat melakukan penyeteman sehingga harus mencari/membeli senar dan mengambil gitar cadangan.

Awal perbincangan di radio dirasa belum lancar, narasumber masih perlu membiasakan diri berbicara di studio dengan menggunakan microfon. Sementara juga belum ada host yang lancar menggunakan bahasa Moma (Kulawi) sehingga suasana awal masih terasa kaku. Namun setelah narasumber memainkan musik karambangannya suasana sudah mencair dan permainan berjalan lancar. Obrolan juga sudah menemukan formatnya, seperti menyampaikan keterangan atas lirik lagu yang sudah dilantunkan.

Bincang adat, seni dan budaya ini berakhir pada jam 22.00 WITa. Dan menumbuhkan semangat untuk menampilkan yang lebih baik di jadwal berikutnya. Narasumber merencanakan untuk merekam karambangan sebelum tampil bincang di studio. Hal ini karena setiap permainan karambangan harus menyetel/nyetem kembali alat musiknya (gitar dan ukulele). Sehingga nantinya pada saat acara bincang sudah tinggal menyampaikan keterangan lirik dan obrolan-obrolan adat dan budaya, karena lagunya sudah tinggal diputar.

Menurut beberapa warga yang mengikuti acara perbincangan melalui radio mengatakan bahwa acara terlalu cepat selesai, baru beberapa lagu sudah selesai. Karena proses penyeteman membutuhkan waktu cukup lama, sehingga lagu yang dibawakan pada acara tersebut tidak bisa banyak karena waktu yang terbatas. Hal ini juga yang semakin meyakinkan bahwa lagu/karambangan harus direkam sebelumnya.

Acara bincang adat, seni dan budaya ini akan menjadi acara rutin di radio Suara Kulawi FM setiap hari Selasa malam dari jam 20.00 hingga 22.00 WITa. Siaran juga di streamingkan melalui website radio Kulawi FM di suara.kulawi.id. (S)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadwal PJJ ER Covid-19 Kulawi

Jadwal PJJ ER-Covid 19 Kulawi

Request, Umpan Balik, Usul, Saran:

Join Group Channel Telegram:

Radio Streaming

Web4Radio Player